Rabu, 29 Oktober 2025

VLSM (Variable Length Subnet Mask) dalam Pengaturan IP Address

 

1. Pengertian VLSM (Variable Length Subnet Mask):

VLSM adalah teknik pembagian jaringan IP yang menggunakan subnet mask dengan panjang variabel, artinya setiap subnet dalam satu jaringan dapat memiliki ukuran atau jumlah host yang berbeda-beda sesuai kebutuhan.Dengan VLSM, alamat IP dapat digunakan lebih efisien karena kita tidak harus memberikan jumlah alamat host yang sama untuk semua subnet.

2. Contoh Pembagian Menggunakan VLSM

Sebagai contoh, jaringan 192.168.10.0/24 dapat dibagi menjadi beberapa subnet dengan ukuran berbeda sesuai kebutuhan host, seperti berikut:

SubnetPrefixJumlah Host yang Dapat Digunakan
192.168.10.0/2662 host
192.168.10.64/2730 host
192.168.10.96/2814 host
192.168.10.112/302 host

Dengan pembagian di atas, setiap subnet memperoleh jumlah alamat IP yang sesuai kebutuhan tanpa pemborosan.

   

3. Manfaat VLSM dalam Pengaturan IP

  • Menghemat alamat IP: Karena ukuran subnet disesuaikan dengan kebutuhan host, maka ruang IP tidak banyak terbuang. Medium+1

  • Desain jaringan yang fleksibel dan skala-besar: VLSM memungkinkan pembuatan hierarki alamat serta memudahkan perubahan atau pengembangan jaringan di masa depan. ITBOX by Course-Net+1

  • Mengurangi beban tabel routing / memudahkan summarization jaringan: Karena subnet bisa diatur lebih efisien, maka routing bisa lebih mudah dikelola. ITBOX by Course-Net+1


4. Keunggulan VLSM

  1. Efisien dalam penggunaan IP Address
    Setiap subnet mendapat jumlah alamat yang sesuai kebutuhan tanpa pemborosan.

  2. Fleksibel dalam perancangan jaringan
    Dapat menyesuaikan ukuran subnet sesuai jumlah perangkat di setiap bagian jaringan.

  3. Mudah dikembangkan
    Penambahan subnet baru bisa dilakukan tanpa harus mengubah seluruh jaringan.

  4. Memudahkan manajemen dan routing
    VLSM mendukung route summarization, sehingga tabel routing menjadi lebih sederhana.

5. kelemahan VLSM (Variable Length Subnet Mask).
  1. Perhitungan lebih rumit — Membutuhkan perencanaan dan perhitungan subnet yang teliti agar tidak terjadi tumpang tindih IP.

  2. Membutuhkan manajemen yang baik — Administrator jaringan harus mencatat pembagian subnet dengan rapi agar tidak membingungkan.

  3. Tidak cocok untuk pemula — Konsepnya lebih kompleks dibanding subnetting biasa, sehingga sulit dipahami oleh pengguna baru.

  4. Kesalahan kecil bisa fatal — Jika salah menentukan mask atau range IP, bisa menyebabkan jaringan tidak terhubung dengan benar.

  5. Sulit diterapkan pada jaringan lama — Beberapa perangkat lama tidak mendukung konfigurasi VLSM dengan baik.

6. Kesimpulan

VLSM merupakan teknik subnetting modern yang efisien dan fleksibel dalam pengalokasian alamat IP.
Dengan menerapkan VLSM, administrator jaringan dapat:

  • Menghemat ruang alamat IP,

  • Menyesuaikan alokasi sesuai kebutuhan tiap bagian jaringan, dan

  • Memudahkan ekspansi jaringan di masa depan.

Teknik ini sangat direkomendasikan untuk desain jaringan berskala menengah hingga besar karena memberikan efisiensi, kinerja tinggi, serta kemudahan manajemen jaringan.


Rabu, 22 Oktober 2025

Daftar 5 Perusahaan Beserta IP Address, Kelas IP, dan Subnet Mask dengan Prefik /12

Tabel IP Address Perusahaan (/12)
Daftar 5 Perusahaan Beserta IP Address, Kelas IP, dan Subnet Mask /12
No Perusahaan IP Address (/12) Kelas IP Subnet Mask
1 Google LLC 64.233.160.0/12 Class A 255.240.0.0
2 Amazon.com, Inc. (AWS) 54.240.0.0/12 Class A 255.240.0.0
3 Microsoft Corporation 13.64.0.0/12 Class A 255.240.0.0
4 Cloudflare, Inc. 104.16.0.0/12 Class A 255.240.0.0
5 Apple Inc. 17.32.0.0/12 Class A 255.240.0.0

Rabu, 15 Oktober 2025

Class IP Addres Perusahaan.

Tabel IP Perusahaan (Tanpa CIDR & Domain)

Tabel IP 15 Perusahaan Besar di Indonesia

No Perusahaan IP Address Kelas IP Subnet Mask
1Telkom Indonesia180.250.80.242Class B255.255.0.0
2Indosat Ooredoo Hutchison203.190.241.11Class C255.255.255.0
3XL Axiata202.152.240.50Class C255.255.255.0
4Gojek104.18.24.25Class A255.0.0.0
5Tokopedia104.18.3.89Class A255.0.0.0
6Bukalapak104.18.35.239Class A255.0.0.0
7Traveloka104.16.160.15Class A255.0.0.0
8BCA202.6.208.26Class C255.255.255.0
9BNI103.136.36.52Class A255.0.0.0
10Mandiri103.28.37.129Class A255.0.0.0
11Pertamina103.10.127.39Class A255.0.0.0
12PLN103.140.188.91Class A255.0.0.0
13Garuda Indonesia104.18.8.220Class A255.0.0.0
14Astra International103.95.28.19Class A255.0.0.0
15Bank Syariah Indonesia (BSI)103.165.56.79Class A255.0.0.0
Versi tanpa kolom Domain dan CIDR. Siap ditempel ke Blogger (HTML View).

Rabu, 01 Oktober 2025

522, 530 Komunikasi Optik 2 Mencari IP Address ISP

1. PENDAHULUAN.
 Dalam era komunikasi digital, jaringan internet menjadi sarana utama dalam proses pertukaran data. Salah satu komponen penting dalam jaringan adalah alamat IP (Internet Protocol) yang berfungsi sebagai identitas setiap perangkat yang terhubung. Melalui alamat IP, perangkat dapat saling berkomunikasi dan mengakses layanan yang disediakan oleh ISP (Internet Service Provider). Oleh karena itu, mengetahui cara mencari dan mengidentifikasi alamat IP dari ISP penting untuk memahami cara kerja jaringan serta proses transmisi data dalam sistem komunikasi optik.

2. ALAT dan BAHAN.
 - ISP berupa acces point  -ADAPTOR htb - HTB -fiber to enthernet converter 







3. PING





Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik

  Berikut penjelasan  Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik  yang disusun ringkas, sistematis, dan mudah dipahami (cocok untuk materi...